Menyusuri Pantai Selatan
16 Oktober 2008 at 10:43 am | In Kamar Curhat | 1 CommentTags: alam semesta, angin, indah, menyusuri, panas global, pantai, sejuk, selatan, silaturrahim
Tulisan sebelumnya, saya telah berbagi kisah saat puasa, mudik hingga sebuah jeritan sosial yang cukup menempati posisi pemanas telinga bagi para pemegang kebijakan di Negara ini, ataupun pejabat terkait.
Kali ini mungkin saya hanya ingin berbagi pemandangan yang sangat indah yang saya jumpai ketika menyisir jalan pantai selatan yang menghubungkan antara Kota Cilacap, Kebumen, hingga Yogyakarta yang baru beberapa tahun rampung pengerjaannya.
Rasanya, indah sekali. Mata ini seolah dimanjakan oleh belaian Tuhan yang berupa alam semesta, Pantai berkarang serta pegunungan di dekat bibir pantai nan indah. Semua itu aku lihat dengan mata telanjang. Tubuh ini juga merasakan hempasan angin yang sejuk. Meski sedikit telah terkontaminasi panas global. Sehingga barangkali tak sesejuk beberapa tahun sebelumnya.
Pemandangan ini saya dapatkan dalam rangka niatan saya beserta keluarga silaturrahmi di keluarga mbah saya (dari bapak) di Petanahan Kebumen. Letaknya juga di selatan. Sehingga jarak antara rumah dengan pantai itu tidak perlu memakan waktu banyak. Cukup mendengarkan 2 kali musik lah sudah terlihat indahnya Pantai Petanahan.
Mari kita nikmati pemandangan itu. Namun maaf jika tak setajam gambar yang diambil dengan kamera-kamera berresolusi tinggi. Ini semua saya ambil hanya cukup dengan kamera dari sebuah HP kuno 6600. Jadi harap maklum para pembaca. Selamat menikmati.

Menyiri Jalur Pantai Selatan, hijau dan sejuk. sebelah kanannya sekitar 20 meter telah terbentang lautan luas dan indah. jalur ini terbentang dari daerah Adipala, Ayah, hingga masuk Puring, Kebumen. (foto: wrf)

Memasuki Pintu Gerbang Pantai Logending. Pantai ini berada di Wilayah Kabupaten Cilacap. (foto: wrf)

Melepas Lelah. di tengah perjalanan, kita sejenak istirahat sambil minum2, di depan gerbang Pantai Logending Cilacap. Ibuku (Nurngaeni); memegang botol. Ayahku (Rochudi) berhelem tengah memasukkan tangan ke jaket. Adikku yang lulcu berjaket kuning. (foto: wrf)

Gunung di Pantai. tepat di depan bibir pantai Logending, terpampang Gunung yang berbatu, tinggi sekali!. (foto: wrf)

Jalan Menanjak, kami tetap waspada. setelah masuk Pantai, maka jalan di sepanjang jalur ini begitu berkelok, naik, turun semua berkelok. Hati-hati!

Dari atas gunung; terlihat di sebelah kanan jalan, pantai yang menhampar di bawah kaki gunung ini. ngeri sekali melihatnya. namun indah juga.
1 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.













Salam Hormat, Salam Senyum Kanggo Sedulur Kabeh
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan, Saya H.M.Jamil,SQ,MPd ingin meminta dukungan Saudara dalam pemilihan Caleg DPR RI PPP 2009 Dapil Kebumen, Banjarnegara & Purbalingga.
Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Komentar oleh muhjamil — 30 Desember 2008 #